"GARMIN D2" Jam Tangan GPS Untuk Pilot

"GARMIN D2" Jam Tangan GPS Untuk Pilot - Oktober 2013 kemarin, GARMIN meluncurkan sebuah perangkat GPS baru yaitu D2 Pilot Watch. GPS jam tangan ini telah dirancang khusus untuk penerbangan.

GARMIN D2 PILOT WATCH

Sumber : Garmin Blog

Pada dasarnya GPS jam tangan ini memiliki fungsi yang sama dengan jam tangan pada umumnya, namun Garmin D2 terdapat fitur-fitur canggih yang mendukung saat melakukan penerbangan. Contohnya adanya fitur alimeter untuk mengatur ketinggian, barometer untuk mengatur tekanan udara, kompas untuk menentukan arah serta fitur-fitur canggih lainnya. 

Selain itu, pada jam GPS khusus pilot ini juga tedapat memberi peringatan ketinggian yang berguna untuk mengingatkan pilot untuk terbang pada ketinggian yang telah diizinkan. Hal menarik yang membuat jam tangan GPS ini banyak diburu para penerbang atau pilot yaitu dapat menampilkan peta bergerak dan juga terdapat fitur getar sebagai pengingat. Ada juga tombol khusus NRST yang merupakan salah satu fitur penting bagi pilot. Karena dapat memandu pilot pilot untuk mendarat di bandara terdekat saat terjadi keadaan yang darurat.

Di toko online resmi GARMIN, jam tangan GPS ini dibandrol dengan harga sekitar $470 atau sekitar Rp 5 juta. 

Informasi ini dipersembahkan oleh "FASTTRACK GPS INDONESIA" , silahkan kunjungi situs resmi kami :

gps tracker

Teknologi GPS Dalam Dunia Medis

Teknologi GPS Dalam Dunia Medis - Dokter di Melbourne-Australia, memanfaatkan teknologi GPS untuk mencari dan menghancurkan sel-sel kanker paru-paru.

ruang operasi
Gambar ilustrasi

Menurut Lembaga Kesehatan Nasional Australia, kanker paru-paru merupakan salah satu jenis kanker yang paling mematikan. Namun para dokter di Australia mempunyai inovasi baru dengan memanfaatkan teknologi GPS untuk menemukan dan menghancurkan sel-sel kanker di paru-paru. Metode ini diharapkan bisa mengurangi angka kematian bagi pasien penderita kanker paru-paru dan memberi kesempatan hidup mereka lebih panjang dan terbebas dari kanker. 

Perangkat GPS ini berfungsi sebagai pemandu para dokter untuk menemukan titik yang tepat dimana sel-sel kanker itu berada. Tentunya perangkat GPS ini bukan merupakan perangkat tunggal dalam proses pencarian sel-sel kanker tersebut, namun juga dikolaborasikan dengan teknologi canggih lainnya yang telah biasa digunakan para dokter.

Percobaan medis menggunakan GPS ini telah dilakukan pada seorang pasien yang mengalami kerusakan di paru-paru kirinya akibat operasi pengangkatan tumor. Setelah operasi tersebut, ditemukan luka-luka kecil di paru-paru kiri pasien tersebut yang semakin lama menjadi kanker. Dan luka-luka tersebut tidak bisa diobati dengan radioterapi karena akan memperburuk kondisi dari paru-paru karena sel-sel yang masih aktif akan terkena radiasi dari radioterapi. Kemudian, dokter yang menangani kasus pasien tersebut melakukan percobaan pertama menggunakan GPS ini untuk mengetahui titik dimana persisnya luka di paru-paru tersebut. Sehingga luka-luka tersebut langsung dapat diobati. 

Penanganan medis menggunakan GPS ini, cukup rumit untuk dijelaskan bagaimana prosesnya dari A-Z. Banyak peralatan medis yang digunakan sebagai penunjang dari GPS ini. Dan sekali lagi bahwa GPS ini bukan merupakan peralatan tunggal dalam proses penghancuran sel-sel kanker paru-paru.

Sumber : LiveViewGPS

Informasi ini dipersembahkan oleh "FASTTRACK GPS INDONESIA", silahkan kunjugi situs resmi kami :

gps tracker

Robot Pesawat Pengirim Paket Milik Amazon

Robot Pesawat Pengirim Paket Milik Amazon - Seperti yang telah kita ketahui, Amazon adalah online shop terbesar di dunia yang menjual berbagai macam jenis barang, mulai dari perangkat elektronik hingga buku dan DVD. 


drones amazon
                                                    Sumber : Amazon

Jika biasanya  online shop mengirimkan barang ke konsumen melalui jasa pengiriman barang, maka Amazon mempunyai sebuah inovasi baru yaitu dengan mengirimkan barang/paket menggunakan robot pesawat tanpa awak alias drones. Robot drones yang diberi nama Amazon Prime Air ini mampu mengirimkan paket mencapai berat 2.3kg dalam waktu 30 menit ke alamat  konsumen.

Namun drones ini masih dalam tahapan ujicoba, belum sepenuhnya bisa  digunakan sebagai armada pengiriman barang/paket dari Amazon. Karena masih harus terus dilakukan riset  seperti dalam hal keselamatan dari barang/paket tersebut maupun keselamatan drones-nya sendiri dari tindak kriminal orang yang tidak bertanggung jawab. Hal ini disampaikan langsung oleh Jeff Bezos yaitu CEO Amazon. Dia juga mengatakan bahwa butuh persiapan yang matang dan bisa memakan waktu 5 tahun untuk memulai pelayanan menggunakan drones tersebut.

Selain itu kendala lain untuk beroperasinya drones yaitu, pemerintahan Amerika belum menyetujui penggunaan drones atau pesawat tanpa awak ini untuk keperluan orang sipil

Amazon juga meng-unggah video ujicoba Amazon Prime Air di situs resminya. Berikut merupakan video ujicoba tersebut.

[Video : Robot Pesawat Tanpa Awak Pengirim Paket Amazon]

Sumber : BBC News

Informasi ini dipersembahkan oleh "FASTTRACK GPS INDONESIA", kunjungi situs resmi kami :

gps tracker